Wednesday, February 26, 2014

Cinta Harus Begini?

"Kamu yakin, yang?"
"Iya tentu saja aku yakin. Aku ingin hal baru di dalam hubungan kita ini. Setidaknya kamu melakukan demi ku dan tulus dari hatimu" Jawab Kukun atas pertanyaan Titin.
"Aku tulus. Sangat tulus. Terlebih ini memang belum pernah kita lakukan. Hanya saja, apa kamu akan bertanggung jawab? Aku masih muda. Teramat muda. Untuk hubungan ini saja aku belum bisa menceritakan nya pada kedua orang  tuaku" tatapan mata Titin begitu dalam ke mata Kukun.
"Dengarkan aku, sayang. Apapun resikonya, aku pasti bertanggung jawab. Percayalah" Kukun menjawab sembari memegang kedua tangan Titin.
Titin tertegun. Hanya mampu diam.

Sambil menunduk, Titin berkata "Kun? Apakah cinta harus melakukan ini?"

Friday, February 14, 2014

Tuhan itu baik...sangat baik

Bismillah ir-Rahman ir-Rahim.

Alhamdullilah aku dikasih kesempatan ngeblog perdana di tahun 2014 setelah selama 1 tahun tidak sama sekali berkutat dengan blog.
Alhamdullilah pula hari ini aku di kasih pelajaran teramat besar oleh-Nya.

Rencana ku udah mulai posting di awal bulan Januari kemarin, tapi sirna karena kesibukan. Rencana ku pula untuk ganti semua yang ada di blog ini, mulai dari template, header, dan tata letak widgetnya. Suasana baru, berharap punya semangat baru untuk ngeblog lagi.

Akhir-akhir ini aku cuma jadi blogger yang tidak pernah menulis tapi terus aktif blogwalking. Sepantasnya status sebagai blogger di cabut yaa. Ya cabut saja, karena hari ini akan lahir komitmen baru.

Di awali dengan Bismillah, aku berharap ngeblog gak akan macet lagi, terus mengasah dan menggali bagaimana jadi blogger semestinya. Dari hal sederhana saja, aktif blogwalking

Kali ini aku ingin memberi kisah. Kisah pahit akibat ulah ku sendiri. Kisah sederhana bagi pembaca, tapi luar biasa bagi ku.

Rabu, 12 Februari 2014 - 6.37 pm

Seperti biasa, pulang dari rutinitas sehari-hari sebagai seorang karyawan swasta, tiap malam jam 6'an mulai berseluncur di dunia maya. Melihat mereka-mereka yang tak nyata, bermunculan di beranda. Tema nya malam itu Valentine. Ada yang sibuk bergalau tanpa pacar di hari Valentine. Ada yang berceramah bahwa Valentine itu dilarang agama. Dan ada yang bergalau karena di ceramahin.

Wednesday, August 28, 2013

Dangdut Is The Music Of OUR COUNTRY

Manusia itu emang makhluk ciptaan Tuhan paling yahud yeee. Lo gak akan bisa baca ni tulisan kalo gak ada manusia yang nyiptain layar laptop ato komputer buluk lo itu.
Ajaib nya lagi lo gak akan pernah ada kalo gak di ciptain sama manusia. Standing aplus!!

Haha abaikan.

Sebenernya gue bingung mau nulis tema apaan. Dari 2 hari yang lalu mikir dengan paksa buat nulis, biar blog kunyuk terkutuk ini gak kosong. Terkutuk karena telah ngebuat pribadi gue berubah.

Dulunya gue seorang remaja cantik jelita yang KURANG doyan baca tulisan numpuk-numpuk kek setrikaan di rumah tetangga sebelah. Tapi karena blog terkutuk ini, gue jadi doyan baca. Terdzolimi sudah diri ini

Haha abaikan *lagi*

Mentok!! Otak gue bener-bener mentok untuk nulis sepatah kata doang. Ntah mungkin karena gue shock hilang nya bisul gue dengan tiba-tiba. Sampe ngelamun pun gue nyari bahan tulisan. Gak nemu-nemu. Njir!!

ASUdahlah gue tinggalkan eek(?) begitu saja, kembali ke kamar dan denger lagu. Baru siang kemaren gatau kenapa gue iseng buat ngedonlod lagu dangdut remix nya si Jenita yang judul Di Rijek. Masukin ke playlist akhir.

Lagunya itu
Lagu-lagu barat yang ada di playlist berputar bergantian. Sambil gue buka lirik lagu tersebut, yah anggep aja nambah kosakata bahasa Jawa

Sampe di lagu terakhir, Jenita_Di Rijek. Permulaan lagu nya disambut dengan permainan musik Disko sedikit koplo. Gak sadar, keringat gue bercucuran denger ni lagu. Di iringi segala anggota badan yang namanya jempol goyang kesana kemari.

Lagi? Iya iya!! Habis? Tidak tidak!! LAGI?! IYA IYAAA!!
Berdurasi 3 menit 41 detik, gue nikmati lagu ini. Dengan keadaan setengah sadar dan mulut mengeluarkan buih-buih busa.
"Sadar Cil sadaaaar!!" teriak nyokap setelah ngeliat kondisi memprihatinkan gue.

Monday, August 26, 2013

Jepretan Ngiprit (Kunti Kunyuk Photography)

Gak cuma pakaian ato gaya bahasa yang memiliki trend. Tapi hobi pun juga ada masa beken nya tersendiri.
Logika gue, manusia makin kehilangan akan sisi kreatifitas yang udah lama dimiliki dari lahir. Hobi aja pake ngikutin zaman.

Lagi trend pagi-pagi sepeda'an rame-rame, eh tiap hari, terutama hari libur pagi nya rame sepedaan di taman kota.
Lagi trend photography, eh tiap hari rame keluar buat joging *gak nyambung kun!!*

Yah begitu lah hubungan manusia dan zaman. Makin maju zaman nya, makin banyak teknologi yang di ciptakan, tapi makin menurun pula kualitas pemikiran dalam dirinya.

Sepele saja, di Cina dibuat robot pembantu rumah tangga untuk mempermudah pekerjaan. Emang sih kerjaan makin berkurang, kita terbantu. Tapi bukan nya kesehatan makin menurun karena kegiatan yang kita lakukan sehari-hari udah hampir gak ada lagi?
Ada zamannya nanti kita boker tanpa harus ke toilet.

Saturday, August 24, 2013

Dimana, Dimana Kaliaaaan??

Kesel, jengkel, dongkol, dan bahasa lain sebangsanya emang gak enak banget!! Bikin dada sesek gara-gara nahan darah yang mau naik. Wajah pun perlahan memerah saat darah sedikit demi sedikit naik. Ah emang gak enak!

Yang gak enak bukan cuma lo aja, tapi orang di sekitar lo ikutan gak enak. Gak enak buat deket-deket lo. Gak enak buat ngajak lo ngobrol. Gak enak buat nembak lo. Eh mbloo.

Ya begitu lah gue sekarang. Tak terkendali. Di lilit emosi dari rasa jengkel. Di dada udah kembang kempis buat nahan marah. Plis jangan kentut!!

Berawal dari
Saat lo mau nyatain cinta ke cewek yang lo suka. Dalam perjalanan ke rumah si cewek, lagi di lampu merah gang siku, tepat di depan lo ada sepasang cewek-cowok berboncengan di motor vespa. Dengan manisnya si cewek jongkok di belakang dan si cowok salto di depan (?) *Maaf abaikan. Gak perlu di bayangin*

Lo terdiam seketika. Ternyata cewek yang sedang bersama cowok itu adalah tersangka yang akan lo tembak mati. Hitungan lampu merah yang tinggal 20 detik lagi, terasa 20 menit karena lo harus nyaksiin kemesraan ia dan kekasih.
Sambil bersiap nerobos lampu merah, lo tereak ke cewek di depan lo.
"Ani? Celana dalam lo keliatan"